Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Tulang dan Persendian

Bahaya Terlalu Lama Didepan Laptop dan Cara Mengatasinya

Menurut Dokter Andi Mursali, penyakit akibat kerja memang ada, yaitu penyakit yang disebabkan oleh pekerjaan, alat kerja, bahan, proses maupun lingkungan kerja. Penyakit ini bisa `menjangkiti' siapa pun, baik mereka yang bekerja di kantoranmaupun pabrik-pabrik. Penyakit yang biasa dialami pekerja di kantoran, yaitu nyeri di tulang punggung, tulang leher. Penyebabnya, posisi duduk yang tidak benar, atau posisi bangku yang tidak ergonomis. Karena itu, perhatikan posisi duduk saat bekerja. Jangan bungkuk, tapi tegak badan menempel di sandaran. Perhatikan tinggi-rendahnya kursi yang Anda gunakan harus sesuai tinggi meja. Jangan sampai kursi disetel terlalu rendah, atau lebih tinggi dari meja. Pilihlah sandaran kursi yang lembut, terbuat dari bahan yang tidak kasar. Ketika bahu Anda rebahkan ke sandaran kursi terasa nyaman.  Kantor identik dengan komputer. Barang elektronik yang satu ini andil sebagai penyebab sakit akibat kerja. `' Terlalu lama di depan komputer menyebabkan ma...

Manfaat Rempah-Rempah, Cabai, Bawang Putih, Cengkeh dan Jahe

Selain membuat masakan menjadi sedap, rempah-rempah tradisional juga memiliki sejuta manfaat yang bisa menyembuhkan penyakit. Apa sajakah itu? Bubuk cabai Rempah ini bermanfaat untuk mengurangi sendi. Penelitian menunjukkan bahwa capsaicin yang ada dalam cabai memiliki efek anti inflamasi yang dapat membantu meringankan pembengkakan dan nyeri rematik. Bawang putih Bawang Putih untuk Ampuh untuk mengurangi kolesterol Meningkatkan kesehatan jantung Anda. Mengonsumsi bawang putih dapat menurunkan kolesterol dan berhasil mengurangi trigliserida kurang lebih 10 persen. Cengkeh Minyak cengkeh adalah obat yang terkenal untuk mengobati sakit gigi. Sifat antiseptik yang terkandung di dalamnya membuat minyak ini menjadi obat kumur yang sangat baik. Bahan utama dalam minyak ini adalah eugenol di mana dapat membantu meringankan kaku dan rasa sakit. Jahe Jahe mengandung antioksidan dan dapat membantu melindungi penyakit. Selain itu, jahe pun dapat mengurangi kejang pada perut dan p...

Kegemukan Disebabkan oleh Gangguan Hormon

KATA gemuk identik dengan banyak makan. Benarkah? Dari berbagai riset, kegemukan diketahui karena gangguan hormon. Gangguan tersebut bisa karena berlebih ataupun kurang. Karena itu, diet tanpa petunjuk dokter sangat berbahaya bagi kesehatan. Ketahui terlebih dahulu mengapa dan apa sebabnya ada gemuk! Saat ini, banyak program diet yang menawarkan langsing dengan cepat dalam waktu singkat. Hati-hati dalam memilih program diet. Yang perlu untuk diketahui sebelum melakukan program diet adalah mengapa kita menjadi gemuk. “Tubuh diatur oleh sistem metabolisme dan dipengaruhi oleh kadar hormon di dalam tubuih. Adanya ketidakseimbangan ataupun kekurangan hormon pertumbuhan (growth hormone) dapat mengakibatkan kegemukan (obesitas). Tidak cukup hanya dengan melakukan diet, latihan dan lain sebagainya. Memang, tubuh akan menjadi langsing. Namun perlu juga pemeriksaan laboratorium yang akurat dalam menjalankan program diet,” jelas dr Yunita Hendy yang praktik di Jalan Limau 1 No. 40 Jakarta Sela...

Kekurangan Air Berbahaya bagi Darah!

JIKA kita mengonsumsi kurang dari 8 gelas, maka tubuh akan membuat keseimbangan dengan jalan mengambil sumber air dari salah satu elemen tubuh, di antaranya dari darah. Kekurangan air berbahaya bagi darah. Sebab, darah akan menjadi kental. Akibatnya, perjalanan darah sebagai alat transportasi oksigen dan zat-zat makanan terganggu. Darah yang kental tersebut juga akan melewati ginjal yang berfungsi sebagai filter atau alat untuk menyaring racun dari darah. Ginjal memiliki saringan yang sangat halus. Jika harus menyaring darah yang kental, maka ginjal harus kerja ekstra keras. Bukan tidak mungkin ginjal akan rusak dan bisa saja kelak akan mengalami cuci darah atau dalam bahasa medis biasa disebut hemodialisis. Lalu bagaimana dengan otak? Perjalanan darah yang kental tersebut juga akan terhambat saat melewati otak. Padahal, sel-sel otak paling boros, mengonsumsi makanan dan oksigen yang dibawa oleh darah. Sehingga fungsi sel-sel otak tidak berjalan optimal dan bahkan bisa cepat mati. ...

Kelainan Dasar Panggul Akibat Melahirkan

MENURUT penelitian, 15 hingga 30 persen ibu hamil yang melahirkan normal berisiko mengalami kelainan otot dasar panggul. Tapi hal ini bisa dihindari, kok! Bagaimana caranya? Keluhan Pascamelahirkan “Kehamilan ataupun proses persalinan yang tidak aman dapat menempatkan BuMil pada kondisi disfungsi (kelemahan atau kerusakan) otot dasar panggul, salah satunya bisa menimbulkan prolaps organ panggul,” sebut dr. Budi Iman Santoso, SpOG(K) dari Divisi Urokeginelogi Departemen Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/RSCM.

Osteoporosis Cegah dengan Olahraga

OSTEOPOROSIS selama ini diidentikkan dengan penyakit orangtua, padahal tanpa olahraga teratur, osteoporosis juga bisa menyerang usia muda. Kesibukan dari rutinitas sehari-hari terkadang membuat banyak orang berpikir dua kali untuk berolahraga. Selain waktu yang semakin sempit, berolahraga dianggap sebagai kegiatan yang melelahkan. Padahal, dengan olahraga teratur, banyak penyakit bisa dicegah. Mulai jantung koroner hingga osteoporosis yang selama ini diidentikkan dengan penyakit orangtua. Ternyata, saat ini osteoporosis bisa pula menyerang anak muda karena gaya hidup yang salah, termasuk jarang berolahraga dan melakukan aktivitas fisik. Gerak tubuh penderita osteoporosis atau keropos tulang sangat berbeda. Hal itu karena pengidap osteoporosis rawan sekali terhadap patah tulang. Olahraga untuk penderita osteoporosis harus dimulai dari gerakan paling ringan dan kemudian secara bertahap ditingkatkan untuk menghindari terjadinya cedera dan memungkinkan tubuh membentuk daya tahan.

Jaga Sikap Tubuh untuk Meminimalisasi Osteoporosis

DALAM pencegahan osteoporosis ini ternyata bisa dilakukan dengan memelihara sikap tubuh yang benar. Sikap tubuh ini sangat mempengaruhi timbulnya osteoporosis. "Sikap tubuh adalah posisi bergerak atau diam yang perlu diperhatikan agar tubuh dalam keadaan seimbang atau siap untuk menjalankan aktivitas," tutur Fisioterapi dari RS Jakarta, Emmy Rohadianti. Dia menambahkan, sikap tubuh ini sangat dipengaruhi struktur anatomis dan gravitasi atau gaya berat. Sikap tubuh yang tidak benar bisa disebabkan karena terdapat struktur yang tidak normal, ketidakseimbangan otot, nyeri/ketegangan otot, kelainan neurologis, penyakit yang melemahkan, psikologis, dan kebiasaan sikap tubuh yang salah. "Dalam hal ini, apabila terdapat sikap tubuh yang tidak benar, baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek, maka akan menyebabkan sindrom nyeri dan bisa juga terjadi kerusakan jaringan yang menyebabkan terulur, robek, keseleo atau patah tulang," ucapnya. Emmy menuturkan, cara memperb...

Jangan Anggap Enteng Keropos Tulang

PENGEROPOSAN tulang atau osteoporosis merupakan penyakit tanpa gejala atau "The Silent Thief". Alhasil, seseorang tak pernah menyadari jika terserang penyakit tersebut. "Empat tahun setelah saya mengalami berhenti mens (menopause), setiap pagi saya selalu merasakan pegal-pegal sehabis bangun tidur, terutama di sekitar pergelangan tangan. Padahal dulu sebelum saya mengalami menopause, saya tidak pernah mengalami hal seperti itu. Apa saya terkena osteoporosis, Dok?" Pertanyaan tersebut terlontar dari seorang ibu rumah tangga, Nunung, 54. Dia mengaku mengalami perubahan pada dirinya setelah menopause kepada salah satu dokter pada saat acara seminar kesehatan dengan tema "Osteoporosis, Deteksi, Pencegahan, dan Penanggulangannya" yang digelar di Rumah Sakit Jakarta.

Malas Berolahraga Dapat Memicu Osteoporosis

GAYA hidup serbacepat membuat orang malas bergerak. Lebih ingin duduk dan menikmati kemudahan. Masalahnya, gaya hidup seperti ini bisa mengurangi kepadatan tulang. Menurut dr Sanyoto Putro Pinardi SpOt, Spesialis Bedah Tulang dari rumah sakit MH. Thamrin Internasional Salemba, osteoporosis adalah kelainan tulang sistemik yang ditandai dengan penurunan kekuatan tulang sehingga risiko patah tulang meningkat. Osteoporosis terdiri atas dua, yaitu osteoporosis primer tipe 1 (postmenopausal osteoporosis) dan 2 (osteoporosis senilis), dan osteoporosis sekunder tipe 1 dan 2. Osteoporosis primer tipe 2 hanya terjadi pada usia lanjut. Sementara osteoporosis sekunder disebabkan oleh penyakit, misalnya endokrinopati, yaitu gangguan produksi hormon. Osteoporosis banyak diderita perempuan karena menurunnya hormon estrogen pada usia 35 tahun dan menopause pada usia 45 tahun. Pada usia 75-85 tahun, perempuan memiliki risiko 2 kali lipat kehilangan tulang tarbekular karena proses penuaan, menurunnya...

Minuman Bersoda Tak Baik untuk Tulang

PARA ahli kesehatan dari Pusat Osteoporosis dari Universitas Connecticut menyimpulkan bahwa mengonsumsi minuman bersoda satu atau dua gelas berefek negatif pada kesehatan tulang. Salah satu penyebabnya karena minuman bersoda tidak memiliki kadar kalsium dan vitamin D yang cukup. Selain itu, soda dalam minuman dapat mengurangi beberapa zat bermanfaat, seperti susu dan kalsium. Kandungan kafein yang tinggi dalam minuman bersoda pun memperburuk efek osteoporosis pada tulang. ''Sudah banyak bukti jika mengonsumsi minuman bersoda berlebihan bisa melemahkan kekuatan tulang, terutama pada anak-anak. Untuk itu, kita patut mewaspadainya," tutur Dr Lawrence Raisz, Direktur Pusat Osteoporosis, Universitas Connecticut. Sementara itu, penjelasan ketiga lebih fokus pada kandungan yang ada dalam soda yaitu Phosporic acid. Zat itu dapat menyebabkan ketidakseimbangan tubuh saat tubuh membutuhkan kalsium sehingga menghalangi tubuh mengonsumsi kalsium. Hal itulah yang menyebabkan tulang...

Waspadai Pengapuran pada Sendi

PERNAHKAH Anda sengaja menekan jari-jari atau pinggang saat merasa pegal hingga menimbulkan suara gemeretuk? Hati-hati. Hal itu bisa menyebabkan terjadinya pengapuran pada sendi yaitu osteoarhritis. Berbeda dengan osteoporosis yang berarti pengapuran pada tulang, maka osteoarhritis adalah pengapuran pada sendi. Di dalam tubuh manusia terdiri atas 206 tulang dan 230 sendi. Lebih jelasnya, osteoartritis adalah suatu penyakit sendi menahun yang ditandai dengan adanya kemunduran pada tulang rawan sendi dan tulang di dekatnya, yang bisa menyebabkan nyeri sendi dan kekakuan. Pengapuran sendi pasti akan dirasakan setiap orang, terutama oleh orang yang sudah berusia lebih dari 40 tahun. Akan tetapi, hal itu dapat terjadi lebih dini. Menurut Dr Sapto Adji, osteoarhritis bisa dialami orang dewasa yang pernah mengalami kecelakaan, infeksi pada sendi, atau bisa juga pada bayi yang mengalami kelainan bawaan. "Osteoarhritis bisa terjadi hampir pada semua sendi. Biasanya terjadi pada sendi ...

Trik untuk Leher Kaku dan Nyeri

Leher tidak hanya mendukung kepala, tapi juga membantu dalam melakukan gerakan. Tapi jika leher terasa kaku dan nyeri maka bisa menghambat aktivitas dan rasa tidak nyaman. Lalu bagaimana cara mengatasinya? Daerah leher merupakan gabungan dari kepala dan seluruh tubuh yang kaya akan otot, ligamen dan tendon yang bertanggung jawab untuk mendukung dan pergerakan leher. Kondisi-kondisi tertentu bisa membuat otot leher terasa kaku sehingga menimbulkan rasa sakit dan nyeri. Terkadang orang yang mengalami kekakuan leher juga mengeluh sakit kepala, hal ini karena otot antara kepala, leher dan lengan saling terhubung. Sehingga otot leher yang kaku bisa memicu keluhan di bagian tubuh lain. Beberapa hal diketahui bisa menjadi penyebab otot leher menjadi kaku sehingga muncul rasa sakit, nyeri dan tidaknyaman lainnya, seperti dikutip dari Buzzle dan Everydayhealth.com, Jumat (13/5/2011) yaitu:

Sayangi Tulang sejak Dini

Tulang atau kerangka adalah penopang tubuh vertebrata. Tulang mulai terbentuk sejak dalam kandungan, berlangsung terus sampai dekade kedua dalam susunan yang teratur. Pertumbuhan tulang selanjutnya terbentuk pada usia kurang lebih 30 tahun. Setelah itu, ada remodeling. Tulang merupakan reservoir terbesar kalsium dan phosphate. Sebanyak 99 persen kalsium dari jumlah kalsium tubuh terdapat di dalam tulang (1000 gr). Dan phosphate dalam tulang mencapai 90 persen dari phosphate dalam tubuh. Berdasarkan bahan bentuknya, tulang dapat dibedakan menjadi tulang rawan (kartilago) dan tulang keras (tulang/osteon). Tulang rawan bersifat lentur dan tersusun atas sel-sel tulang rawan (kondrosit) yang mensekresikan matriks (kondirin) berupa hialain atau kolagen. Pembentukan tulang keras berawal dari kartilago (berasal dari mesenkim). Kartilago memiliki rongga yang akan terisi oleh osteoblas (sel-sel pembentuk tulang). Oseteoblas membentuk osteosit (sel-sel tulang). Setiap sel-sel tulang akan meli...

9 Tip Hindari Sakit Punggung di Tempat Kerja

TAHUKAH Anda jika pekerjaan yang berhubungan dengan gangguan punggung bawah akan memengaruhi kinerja sekira 60-90 persen? Agar tak terjadi, pahami cara menghindari sakit punggung. Berikut adalah beberapa tip mudah dari fisioterapis dan spesialis ergonomi Gary Arenson yang akan membantu Anda untuk menyesuaikan ruang kerja guna menghindari nyeri punggung bawah, sakit kepala, dan cedera lainnya terkait pekerjaan umum, seperti dilansir Health24. Rehat kerja yang memadai Tubuh kita tidak dirancang untuk duduk dalam jangka waktu lama. Karenanya, otot tubuh lelah saat kita melakukannya. Pastikan Anda berdiri dari kursi kerja dan berjalan-jalan paling tidak setiap 30 menit. Tak perlu jauh, misal ke toilet atau pantry untuk mengambil minum.

Daftar Kebutuhan Kalsium Harian Sesuai Usia

SAAT ibu mengatakan Anda harus rajin minum susu, mungkin terdengar sepele. Dengan mudahnya, Anda mengabaikan nasihat tersebut. Padahal, dokter menganjurkan minum suplemen kalsium untuk kebutuhan tubuh harian. Apa pasal? "Tubuh menyiapkan massa tulang sampai usia Anda di awal 30-an. Jadi, jika Anda berada di usia remaja, ataupun 20 tahun, Anda punya waktu untuk mengasup ketidakcukupan kalsium dan mulai membangun konstruksi tulang kuat," kata Nikki Tierney, seorang ahli diet yang terdaftar di sebuah klinik praktik swasta di Quincy, Massachusetts, Amerika Serikat. "Jika Anda telah melewati usia ini, semua tidak hilang. Anda mungkin akan kehilangan kesempatan untuk membangun massa tulang, tetapi tidak pernah terlalu terlambat untuk mencegah kehilangan tulang lebih lanjut," tambah Nikki. Wanita berusia 19-50 tahun membutuhkan 1.000 miligram kalsium per hari, mereka yang berusia 51 tahun atau lebih membutuhkan cadangan kalsium lebih banyak, yaitu sekira 1.200 mg per h...

Brokoli Dapat Cegah Radang Sendi

PARA ilmuwan di University of East Anglia (UEA) telah meluncurkan sebuah proyek baru yang inovatif untuk menyelidiki manfaat brokoli dalam memerangi osteoartritis. Hasilnya kabar baik bagi para penderita radang sendi. Penelitian awal di laboratorium UEA telah menemukan bahwa suatu senyawa dalam brokoli yang disebut sulforaphane memblokade enzim penyebab kerusakan sendi pada osteoarthritis. Osteoarthritis sendiri merupakan bentuk radang sendi yang paling umum. Dengan pendanaan dari Arthritis Research UK dan Diet and Health Research Industry Club (DRINC), proyek penelitian membahas bagaimana sulforaphane dapat bertindak untuk memperlambat atau mencegah perkembangan osteoarthritis. Demikian seperti dikutip Health24, Sabtu (18/9/2010). Sulforaphane adalah senyawa bioaktif yang ditemukan pada sayuran, terutama brokoli. Makan brokoli meningkatkan sulforaphane dalam darah, tetapi para ilmuwan belum tahu apakah jumlah sulforaphane yang masuk ke sendi cukup untuk menjadikannya efektif menc...

Waspadai Penyakit Pencuri Tulang

PENGEROPOSAN tulang biasanya terjadi tanpa gejala yang berarti. Tak heran banyak orang tak menyadari kedatangannya. Padahal bila dibiarkan, penyakit ini bisa menyebabkan kelumpuhan. “The silent Thief” begitulah julukan penyakit osteoporosis. Memang penyakit ini kerap kali datang tanpa gejala. Pelan tapi pasti “Si pencuri tulang” ini terus menggerogoti tulang hingga keropos. Penderita baru menyadari saat kondisi sudah parah. Maka dari itu, sebaiknya mulai sekarang Anda mewaspadainya. Kalau perlu antisipasi datangnya osteo porosis sejak dini. Dokter spesialis ortopedi dari Rumah Sakit Jakarta, Dr H Subagyo SpB-SpOT menuturkan, osteoporosis adalah penyakit yang ditandai dengan rendahnya massa tulang dan disertai kerusakan mikroarsitektur jaringan. Kelainan ini menyebabkan kerapuhan tulang sehingga terjadi peningkatan risiko fraktur. “Penyakit ini lamakelamaan akan mencuri tulang si penderita,” tuturnya.

Jahe Bisa Atasi Nyeri Otot

KONSUMSI jahe harian bisa bertindak sebagai pereda nyeri. Sifat hangat jahe tidak terbatas pada perut. Sebab, sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa jahe juga dapat menjadi pereda nyeri otot. Jahe telah menjadi bahan favorit pengobatan China selama berabad-abad dan sering digunakan untuk mengobati perut mual. Namun sampai sekarang, para peneliti mengatakan, belum dipelajari secara luas manfaat jahe sebagai pereda nyeri. Konsumsi harian suplemen jahe untuk nyeri otot Studi yang dipublikasikan The Journal of Pain menunjukkan bahwa konsumsi jahe harian bisa meredakan nyeri otot yang disebabkan oleh cedera otot selama olahraga. Demikian seperti dikutip dari Health24, Selasa (28/9/2010).

Aktivitas Pencegah Osteoporosis

JANGAN sampai osteoporosis terus mencuri tulang Anda. Untuk mencegah datangnya si pencuri tulang bisa dilakukan melalui kegiatan hobi yang menyenangkan. Aktivitas apa saja yang bisa membantu tulang tetap kuat? Berkebun Mengangkat pot, menyeret karung berisi tanah, dan menggali lubang bermanfaat dalam membentuk massa tulang, dibandingkan dengan hanya berjongkok atau merangkak, yang juga sering dilakukan ketika seseorang sedang berkebun.

Jangan Anggap Enteng Keluhan Nyeri Sendi

AR merupakan penyakit otoimun yang menyebabkan peradangan sendi kronik. Penyakit otoimun adalah keadaan di mana sistem imun salah mengenal dan malah menyerang jaringan tubuh yang normal. Pada AR terjadi pula peradangan di organ tubuh lainnya. Meski demikian, AR sebenarnya berbeda dengan penyakit rematik. Namun, rematik akibat peradangan ini sampai sekarang tidak diketahui penyebabnya. “Besar dugaan karena faktor genetik serta infeksi dan sejumlah faktor lingkungan yang merangsang sistem imun untuk menyerang jaringan tubuh yang normal,” papar Prof Dr Harry Isbagjo SpPDKR pada acara media edukasi dalam rangka memperingati hari Artritis Sedunia di Hotel Borobudur (11/10).