Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Skizofrenia (Penyakit Otak)

Hindari Gangguan Schizofrenia

JANGAN remehkan penyakit schizofrenia. Penyakit ini merupakan salah satu jenis gangguan kejiwaan yang paling berat dan harapan sembuh yang sangat kecil. Schizofrenia, sebuah nama penyakit yang belum akrab di telinga masyarakat kita. Di Indonesia, penyakit ini mungkin lebih akrab dikenal sebagai penyakit jiwa atau gila. Di masyarakat, penyakit ini belum begitu dikenal dengan nama schizofrenia, terkadang masyarakat biasa menyebut penderita ini sebagai orang gila. Namun, tidak benar dikatakan jika semua penderita schizofrenia ini adalah orang gila. Psikiater dari Rumah Sakit Omni International, Alam Sutera, Tangerang, Dr Andri SpKJ dalam tulisannya mengenai sekilas tentang schizofrenia menyebutkan, dalam masyarakat, pasien psikosis sering dianggap sudah tidak punya perasaan lagi dan terkadang dianggap berbahaya. Padahal, mereka juga pasien yang sangat membutuhkan perhatian dokter dan keluarga serta masyarakat.

Waspadai Skizofrenia!

PSIKOSIS merupakan gangguan tilikan pribadi yang membuat seseorang tidak mampu menilai atau menerima realitas kehidupan. Semuanya berdasarkan fantasinya. Sehingga kemudian muncul realitas baru versi penderita psikosis. Gangguan psikosis sangat beragam. Yang akan dibahas kali ini adalah skizofrenia. Menurut Meriyati Budiman Mpsi, psikolog klinis dari Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, skizofrenia atau gangguan psikosis merupakan penyakit gangguan fungsi otak yang disebabkan oleh ketidakseimbangan nuerotransmitter atau fungsi saraf dalam otak. “Psikosis adalah terminologi umum yang digunakan untuk menggambarkan kumpulan gejala (psikotik). Sedangkan skizofrenia adalah salah satu jenis gangguan yang memperlihatkan gejala psikosis. Skizofrenia adalah salah satu gangguan jiwa yang paling berat,” jelasnya. Ketidakseimbangan Zat Kimia Skizofrenia tergolong gangguan otak yang bersifat kronis dan dapat menyebabkan gangguan fungsi otak. Kalau otak sudah terganggu, orang tidak bisa ...

Anak Cedera Otak (Kisah)

Sejak sekitar 40 tahun lalu, Glenn Doman membawa harapan baru bagi orangtua yang memiliki anak dengan cedera otak. Ketika pionir dalam perawatan anak yang cedera otak ini meluncurkan bukunya, dia telah berhasil mengubah puluhan ribu anak dari 100 negara. Anak cedera otak biasanya disebabkan adanya masalah yang terjadi dalam otak yang dapat berasal dari trauma kepala, radang, perdarahan otak karena adanya kelainan kromosom (seperti pada Down Syndrome), serta penyakit yang merusak otak secara progresif. Cedera otak ini bisa terjadi pada saat pembuahan, kelahiran dan setelah lahir serta setelah besar. Karena cedera otak ini, indera mereka bermasalah, baik inner sense (pancaindera) ataupun outer sense (vestibulator, pro prioception, dan tactile). Akibatnya, masalah tersebut memengaruhi kemampuan otak untuk menyerap informasi (sensorik) atau kemampuan otak untuk merespons informasi (motorik). "Anak dengan cedera otak sering dianggap autisme, epilepsi yang ditandai dengan kejang-keja...